Internet of Things (IoT) Adalah: Pengertian dan Contoh dalam Kehidupan Sehari-hari
Jawaban cepat
Internet of things (IoT) adalah jaringan benda fisik yang dibekali sensor, perangkat lunak, dan koneksi jaringan sehingga bisa mengumpulkan serta bertukar data tanpa harus dioperasikan manual terus-menerus. Contohnya stop kontak pintar yang mencatat pemakaian listrik, kamera keamanan yang mengirim pemberitahuan kepada pemilik rumah, dan mobil terhubung yang memantau kondisi kendaraan. Supaya aman, ganti sandi bawaan perangkat dan rutin pasang pembaruan dari produsennya.
Definisi singkat: Internet of things (IoT) adalah jaringan perangkat fisik, kendaraan, peralatan, dan benda lain yang disematkan sensor, perangkat lunak, dan konektivitas jaringan sehingga bisa mengumpulkan dan berbagi data.
Daftar isi
Ilustrasi: Jelajah TeknologiInternet of things (IoT) adalah jaringan benda fisik, mulai dari lampu, kamera, jam tangan, sampai mobil, yang dibekali sensor, perangkat lunak, dan koneksi jaringan sehingga bisa mengumpulkan dan bertukar data. Kalau stop kontak di rumahmu bisa dinyalakan dari HP dan mencatat pemakaian listrik sendiri, itulah IoT dalam bentuk paling sederhana.
Panduan ini membahas kepanjangan IoT, cara kerjanya dalam empat bagian, contoh IoT dalam kehidupan sehari-hari, hubungannya dengan AI, sampai hal yang sering terlewat: cara memakai perangkat IoT tanpa membuka pintu bagi penyerang. Fakta di sini kami cocokkan dengan dokumentasi resmi IBM, AWS, ITU, CISA, ETSI, NIST, Google, dan Connectivity Standards Alliance yang tercantum di bagian Sumber.
Pengertian internet of things dengan bahasa sederhana
Bayangkan benda biasa yang tiba-tiba punya "indra" dan "mulut". Indranya adalah sensor yang bisa merasakan suhu, cahaya, gerakan, atau kelembapan. Mulutnya adalah koneksi jaringan yang memungkinkan benda itu melaporkan apa yang ia rasakan, lalu menerima perintah balik. Gabungan banyak benda seperti ini, ditambah layanan yang mengolah datanya, itulah yang disebut IoT.
IBM mendefinisikan IoT sebagai jaringan perangkat fisik, kendaraan, peralatan, dan objek fisik lain yang disematkan sensor, perangkat lunak, dan konektivitas jaringan sehingga bisa mengumpulkan dan berbagi data. Rentangnya lebar: dari termostat pintar di rumah, jam tangan pintar, sampai mesin industri dan sistem transportasi.
Kepanjangan IoT dan arti kata "things"
Kepanjangan IoT adalah Internet of Things. Halaman resmi AWS berbahasa Indonesia menerjemahkannya sebagai "Internet untuk Segala". Kata things di sini bukan sekadar "barang", melainkan benda apa pun yang bisa diberi kemampuan komputasi: sikat gigi, penyedot debu, mobil, sampai mesin pabrik, seperti contoh yang disebut AWS.
AWS juga mencatat bahwa insinyur komputer sudah menambahkan sensor dan prosesor ke benda sehari-hari sejak tahun 90-an. Kemajuannya awalnya lambat karena cip masih besar. Setelah cip makin kecil dan murah, serta jaringan makin cepat, barulah miliaran perangkat bisa terhubung ke internet seperti sekarang.
Definisi resmi dari ITU
Kalau kamu butuh rujukan formal untuk tugas sekolah atau kuliah, pakai definisi badan telekomunikasi PBB. Rekomendasi ITU-T Y.2060, disetujui 15 Juni 2012, mendefinisikan IoT sebagai infrastruktur global untuk masyarakat informasi yang memungkinkan layanan canggih dengan menghubungkan benda (fisik maupun virtual) berdasarkan teknologi informasi dan komunikasi yang saling kompatibel. Dokumen ini kemudian diberi nomor baru Y.4000 pada 5 Februari 2016 tanpa perubahan isi.
Menurut kami, definisi ITU ini enak dikutip, tetapi definisi IBM lebih mudah dipahami pemula. Intinya sama: benda, data, dan jaringan.
Bagaimana cara kerja internet of things?
Cara kerja internet of things paling gampang dipahami sebagai satu alur: data ditangkap, dikirim, diolah, lalu ditampilkan atau dijadikan tindakan. AWS menyebut sistem IoT umumnya bekerja lewat pengumpulan dan pertukaran data secara waktu nyata (real time, langsung saat kejadian).

Kami memecahnya jadi empat bagian supaya kamu bisa memetakan perangkat apa pun di rumahmu:
| Bagian | Fungsinya | Contoh |
|---|---|---|
| Sensor dan aktuator | Sensor mendeteksi perubahan lingkungan; aktuator membuat perubahan fisik, misalnya menyalakan motor | Sensor suhu, sensor gerak, sakelar relai di stop kontak pintar |
| Konektivitas | Mengirim data dari perangkat ke internet atau ke perangkat lain | Wi-Fi, Bluetooth, seluler, Zigbee, LoRaWAN |
| Pemrosesan data | Menyimpan dan menganalisis data, di cloud atau dekat perangkat (edge) | Layanan cloud produsen, atau pemrosesan edge di dekat perangkat |
| Aplikasi pengguna | Tempat kamu mendaftarkan, melihat, dan mengontrol perangkat | Aplikasi seluler atau situs web |
Isi tabel di atas diringkas dari penjelasan IBM tentang teknologi yang memungkinkan IoT dan dari tiga komponen sistem IoT menurut AWS (perangkat pintar, aplikasi IoT, dan antarmuka pengguna grafis).
Contoh alurnya: stop kontak pintar
Supaya tidak abstrak, ikuti satu contoh. Stop kontak pintar memantau pemakaian listrik yang lewat (sensor). Data itu dikirim lewat Wi-Fi rumah (konektivitas) ke layanan milik produsennya (pemrosesan). Di HP, kamu melihat grafik pemakaian listrik dan bisa mematikan colokan dari jauh (aplikasi). Saat kamu mengetuk tombol mati, perintah berjalan balik dan relai di dalam stop kontak memutus arus (aktuator).

Cloud atau edge: di mana data diolah?
Komputasi cloud adalah tempat data dalam jumlah besar disimpan dan dianalisis. Komputasi edge memproses data lebih dekat ke sumbernya, sehingga waktu respons lebih cepat dan data yang dikirim lewat jaringan lebih sedikit. Kedua penjelasan ini ada di halaman IBM. Bagi pengguna rumahan, bedanya terasa saat internet putus: fitur yang bergantung pada cloud ikut berhenti, sementara fitur yang diproses lokal bisa tetap jalan, tergantung rancangan produknya.
Contoh IoT dalam kehidupan sehari-hari
Contoh IoT ternyata lebih dekat dari yang kamu kira. Berikut kelompok contoh yang disebut di dokumentasi AWS dan IBM, diurutkan dari yang paling sering kamu temui.
IoT di rumah
AWS menyebut stop kontak pintar yang memantau pemakaian listrik, termostat pintar untuk mengatur suhu, serta sistem keamanan rumah seperti kunci pintu, kamera keamanan, dan pendeteksi kebocoran air yang mengirim pemberitahuan kepada pemilik rumah. Perangkat rumah terhubung juga dipakai untuk mematikan perangkat yang tidak dipakai secara otomatis dan menjalankan tugas harian seperti menyedot debu.
IoT di kendaraan dan jalan
Mobil terhubung mengumpulkan data dari pedal gas, rem, spidometer, roda, dan tangki bahan bakar. Menurut AWS, data ini dipakai untuk memantau armada mobil sewaan, memberi tahu keluarga secara otomatis bila mobil bertabrakan, dan memprediksi kebutuhan perawatan kendaraan.
IoT di kota dan gedung
Pemerintah kota memakai aplikasi IoT untuk mengukur kualitas udara, menghemat energi lewat pencahayaan pintar, mendeteksi kebutuhan perawatan jalan dan jembatan, serta mengatur parkir. Gedung kampus dan perkantoran memakainya untuk mengurangi konsumsi energi dan biaya perawatan.
IoT di kesehatan dan pertanian
IBM memberi contoh pemantauan pasien jarak jauh (detak jantung, tekanan darah, saturasi oksigen) dan sensor kadar air tanah supaya tanaman diairi pada waktu yang tepat.
| Contoh perangkat IoT | Data yang dikumpulkan | Tindakan yang mungkin |
|---|---|---|
| Stop kontak pintar | Pemakaian listrik | Mematikan colokan dari jauh |
| Pendeteksi kebocoran air | Ada atau tidaknya air di lantai | Mengirim pemberitahuan ke pemilik rumah |
| Mobil terhubung | Kecepatan, rem, bahan bakar | Pengingat perawatan, kabar otomatis saat tabrakan |
| Sensor tanah pertanian | Kadar air tanah | Menjadwalkan penyiraman |
| Alat pemantau pasien | Detak jantung, tekanan darah | Mendeteksi potensi masalah kesehatan lebih awal |
IoT Industri (IIoT)
AWS memisahkan IoT Industri (IIoT), yaitu perangkat pintar di manufaktur, ritel, kesehatan, dan logistik. Contohnya pemeliharaan prediktif: aplikasi IoT memprediksi kegagalan mesin sebelum terjadi supaya produksi tidak berhenti mendadak. Untuk pembaca rumahan, IIoT jarang terlihat langsung, tetapi AWS mencatat perusahaan pengapalan memakainya untuk melacak aset dan menghemat bahan bakar di rute pengiriman.
Perangkat IoT vs perangkat elektronik biasa
Tidak semua benda berlabel "pintar" otomatis jadi bagian dari internet of things. Lampu dengan remot inframerah, misalnya, bisa dikendalikan dari jauh, tetapi tidak mengumpulkan data dan tidak tersambung ke jaringan.
Patokan praktis dari redaksi kami, disusun dari definisi IBM dan AWS di atas, ada tiga:
- Ada sensor atau data. Perangkat menangkap sesuatu dari lingkungan atau dari cara kamu memakainya.
- Ada koneksi jaringan. Data dikirim ke internet, ke hub, atau ke perangkat lain.
- Ada respons. Perangkat bisa dipantau atau dikontrol dari jauh, atau bertindak sendiri berdasarkan data.
Kalau ketiganya terpenuhi, kamu sedang memegang perangkat IoT. Lalu bagaimana dengan HP? IBM menyebut perangkat IoT berkomunikasi dengan perangkat berkemampuan internet lain seperti ponsel pintar dan gateway. Dalam praktiknya, HP lebih sering jadi "remot" dan layar bagi perangkat IoT lain, bukan perangkat IoT itu sendiri.

Hubungan IoT dengan AI dan blockchain
IoT, AI, dan blockchain sering disebut bersamaan, padahal perannya berbeda. IoT bertugas mengumpulkan data dari dunia fisik. Kecerdasan buatan bertugas memahami data itu. Menurut AWS, aplikasi IoT memakai pembelajaran mesin atau AI untuk menganalisis data dari banyak perangkat, membuat keputusan, lalu mengirim keputusan itu kembali ke perangkat.
Gampangnya begini: misalkan ada kamera keamanan yang dirancang untuk mengenali orang di depan pintu. Kameranya bagian IoT, kemampuan mengenali objeknya bagian AI.
Untuk blockchain, ceritanya lebih awal. IBM menulis bahwa teknologi blockchain sedang dieksplorasi sebagai cara meningkatkan keamanan dan privasi IoT. Jadi, kalau kamu membaca klaim produk rumah pintar yang "aman karena blockchain", perlakukan dengan kritis. Statusnya masih penjajakan, bukan standar yang dipakai semua perangkat.
Manfaat IoT dan batasannya yang jarang dibahas
Manfaat internet of things yang paling terasa adalah otomatisasi dan pemantauan. IBM mencatat sensor IoT bisa memantau kinerja peralatan dan mendeteksi masalah sebelum menyebabkan kerusakan, serta memantau pemakaian energi supaya lebih hemat. Di rumah, artinya lampu yang mati sendiri, tagihan listrik yang lebih mudah dipantau, dan kabar cepat saat ada kebocoran.
Tapi jujur saja, ada tiga batasan yang jarang ditulis di kemasan:
- Bergantung pada layanan produsen. Banyak fitur berjalan lewat cloud milik produsen. Bantuan Google Home mencatat contoh nyata: Belkin memberi tahu bahwa perangkat Wemo mengakhiri layanan cloud pada 31 Januari 2026, sehingga fitur yang mengandalkan cloud lewat Google Home dan aplikasi Wemo tidak berfungsi lagi dan perangkatnya tampak offline. Barangnya masih ada, fiturnya hilang.
- Tidak semua merek bisa bekerja sama. IBM menyebut perangkat dari produsen berbeda sering memakai standar dan protokol berbeda. Untuk menjawab masalah ini, Connectivity Standards Alliance membuat standar Matter berbasis Internet Protocol. Spesifikasi pertamanya berjalan di Wi-Fi dan Thread serta memakai Bluetooth Low Energy untuk penyiapan.
- Data pribadi ikut terkumpul. Perangkat IoT bisa mengumpulkan data pribadi dalam jumlah besar, kata IBM. Kamera, kunci pintu, dan pelacak tidur tahu banyak tentang kebiasaanmu.
Pendapat kami: sebelum menambah perangkat pintar, tanyakan "kalau layanan produsennya berhenti, apa yang masih bisa dipakai?" Pertanyaan ini lebih menentukan umur pakai perangkat daripada daftar fitur di kemasan.

Risiko keamanan perangkat IoT di rumah
Bagian ini yang paling penting, dan sering paling dilewati. Lembaga keamanan siber Amerika Serikat, CISA, menjelaskan bahwa skala keterhubungan yang diciptakan internet of things memperbesar akibat dari risiko lama dan memunculkan risiko baru. Penyerang memanfaatkan skala ini untuk menginfeksi banyak perangkat sekaligus, mengakses datanya, atau menjadikannya botnet (kumpulan perangkat yang dikendalikan diam-diam) untuk menyerang komputer lain.
Salah satu penyebab yang disorot CISA maupun ETSI adalah kata sandi bawaan. Standar Eropa ETSI EN 303 645 mencatat bahwa banyak perangkat IoT konsumen dijual dengan nama pengguna dan sandi bawaan yang sama untuk semua unit, seperti "admin, admin", dan praktik ini sudah menjadi sumber banyak masalah keamanan. Karena itu standar tersebut menetapkan bahwa, di luar kondisi bawaan pabrik, sandi perangkat wajib unik untuk tiap unit atau ditentukan sendiri oleh pengguna.
Standar yang sama juga meminta komponen perangkat lunak di perangkat IoT konsumen bisa diperbarui dengan aman. Di Amerika Serikat, NIST menerbitkan profil konsumen IoT core baseline (September 2022) yang memetakan kemampuan keamanan siber yang umumnya dibutuhkan produk IoT untuk rumah atau pemakaian pribadi. Dokumen ini juga bisa jadi titik awal bagi usaha kecil saat membeli produk IoT.
Kalau kamu ingin memahami gambaran besarnya lebih dulu, baca penjelasan keamanan siber untuk pemula di Jelajah Teknologi.
Cara memakai perangkat IoT dengan lebih aman
Kabar baiknya, langkah perlindungan dasarnya tidak rumit. Daftar ini disusun dari anjuran CISA dan ketentuan ETSI di atas, lalu kami urutkan dari yang paling berdampak:
- Ganti sandi bawaan di hari pertama. CISA menulis bahwa sandi bawaan mudah ditemukan di internet sehingga tidak memberi perlindungan. Buat sandi panjang yang unik, dan cek kekuatannya dengan cek kekuatan password yang berjalan di perangkatmu sendiri.
- Pasang pembaruan secepatnya. Saat produsen tahu ada celah, mereka biasanya merilis patch. Perbarui perangkat lunak di dalam perangkat (firmware) lewat aplikasi atau cara resmi dari produsennya.
- Periksa pengaturan keamanan. Fitur tambahan demi kenyamanan bisa membuat perangkat lebih rentan. Cek ulang pengaturan setiap kali selesai memasang pembaruan.
- Sambungkan seperlunya. CISA menyarankan mempertimbangkan apakah perangkat benar-benar perlu tersambung ke internet terus-menerus.
- Tambahkan perangkat lewat aplikasi resmi. Gunakan aplikasi produsen atau aplikasi rumah pintar yang resmi, bukan aplikasi tiruan, dan atur siapa saja anggota rumah yang bisa mengontrol perangkat.
Banyak perangkat IoT rumahan bergantung pada Wi-Fi rumahmu. Kalau perangkat sering terputus atau lambat merespons, cek dulu kualitas jaringannya lewat panduan mengatasi WiFi lemot sebelum menyalahkan perangkatnya.
Contoh: menambahkan perangkat di aplikasi Google Home
Begini wujud poin 5 di salah satu aplikasi rumah pintar. Menurut Bantuan Google Home, perangkat pihak ketiga yang kompatibel ditambahkan lewat tombol Tambahkan Perangkat di kanan atas. Untuk perangkat yang tidak kompatibel dengan Matter, Google meminta kamu menyiapkannya dulu di aplikasi produsennya.
Halaman yang sama mencatat bahwa semua anggota di satu rumah di Google Home dapat mengontrol semua perangkat di rumah itu. Jadi, pilih dengan cermat siapa yang kamu undang ke rumah di aplikasi tersebut.
Jadi, perlu tidak kamu peduli dengan IoT?
Perlu, karena kemungkinan besar kamu sudah memakainya. Internet of things bukan lagi teknologi masa depan; ia ada di stop kontak, kamera, jam tangan, dan mobil di sekitarmu. Yang membedakan pengguna cerdas dari pengguna biasa bukan jumlah perangkat pintarnya, melainkan kebiasaan kecil: mengganti sandi bawaan, memasang pembaruan, dan bertanya apa yang terjadi kalau layanan produsennya berhenti.
Mau lanjut belajar? Jelajahi topik lain di AI & Teknologi Baru, mulai dari kecerdasan buatan sampai blockchain, dengan bahasa yang sama sederhananya.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apa kepanjangan IoT?
IoT adalah singkatan dari Internet of Things. Halaman resmi AWS berbahasa Indonesia menerjemahkannya sebagai Internet untuk Segala, yaitu jaringan benda sehari-hari yang terhubung ke internet dan bisa bertukar data.
Apa saja contoh IoT dalam kehidupan sehari-hari?
Contoh yang paling dekat ada di rumah: stop kontak pintar yang memantau pemakaian listrik, termostat pintar, kunci pintu, kamera keamanan, dan pendeteksi kebocoran air yang mengirim pemberitahuan ke pemilik rumah. Di luar rumah ada mobil terhubung, lampu jalan pintar, dan sensor kualitas udara di kota.
Apakah HP termasuk perangkat IoT?
Biasanya tidak dihitung sebagai perangkat IoT. Dalam sistem IoT, HP lebih sering berperan sebagai pengendali dan layar bagi perangkat lain. IBM menyebut perangkat IoT berkomunikasi dengan perangkat berkemampuan internet lain seperti ponsel pintar, dan AWS menyebut aplikasi seluler sebagai contoh antarmuka untuk mendaftarkan serta mengontrol perangkat pintar.
Apakah perangkat IoT bisa diretas?
Bisa. CISA mencatat penyerang memanfaatkan banyaknya perangkat yang saling terhubung untuk menginfeksi banyak perangkat sekaligus, lalu memakainya sebagai botnet. Dua penyebab yang disorot CISA dan ETSI adalah sandi bawaan yang tidak diganti (ETSI menyebut sandi bawaan yang sama untuk semua unit sebagai sumber banyak masalah keamanan) dan perangkat yang tidak diperbarui.
Apa itu Matter pada perangkat rumah pintar?
Matter adalah standar konektivitas berbasis Internet Protocol dari Connectivity Standards Alliance supaya perangkat rumah pintar dari berbagai merek bisa bekerja sama. Spesifikasi pertamanya berjalan di jaringan Wi-Fi dan Thread, dan memakai Bluetooth Low Energy untuk proses penyiapan.
Apa bedanya IoT dan IIoT?
IIoT atau IoT Industri adalah perangkat pintar yang dipakai perusahaan manufaktur, ritel, kesehatan, dan sektor lain untuk efisiensi bisnis, misalnya memprediksi kerusakan mesin sebelum terjadi. IoT konsumen adalah perangkat untuk rumah atau pemakaian pribadi.
Bagaimana cara kerja internet of things?
Alurnya empat tahap: sensor menangkap data, koneksi seperti Wi-Fi atau Bluetooth mengirimkannya, data diolah di cloud atau di dekat perangkat (edge), lalu hasilnya muncul di aplikasi pengguna. Perintah dari aplikasi bisa berjalan balik, misalnya relai di stop kontak pintar memutus arus.
Bagaimana cara mengamankan perangkat IoT di rumah?
Langkah dasarnya menurut anjuran CISA dan ETSI: ganti sandi bawaan di hari pertama, pasang pembaruan dari produsen secepatnya, periksa pengaturan keamanan setelah tiap pembaruan, dan pertimbangkan apakah perangkat perlu tersambung ke internet terus-menerus. Tambahkan perangkat hanya lewat aplikasi resmi.
Sumber
- Apa itu Internet of Things (IoT)? (IBM)ibm.com
- Apa itu IoT? Penjelasan tentang Internet untuk Segala (AWS)aws.amazon.com
- Y.2060: Overview of the Internet of things (ITU-T)itu.int
- Securing the Internet of Things (IoT) (CISA)cisa.gov
- ETSI EN 303 645 V3.1.3: Cyber Security for Consumer Internet of Things: Baseline Requirements (ETSI)etsi.org
- IR 8425, Profile of the IoT Core Baseline for Consumer IoT Products (NIST)csrc.nist.gov
- Menghubungkan perangkat smart home pihak ketiga di aplikasi Google Home (Bantuan Google Home and Nest)support.google.com
- Build With Matter (Connectivity Standards Alliance)csa-iot.org
Artikel terkait
Artificial Intelligence (AI) Adalah: Pengertian, Cara Kerja, dan Contohnya
Blockchain Adalah: Pengertian, Cara Kerja, dan Contoh Pemakaiannya
Keamanan Siber Adalah: Pengertian, Ancaman Umum, dan Cara Melindungi Diri
Tim Redaksi Jelajah TeknologiStockSnap, CC0 1.0Foto: Alexey Topolyanskiy / StockSnap, CC0 1.0Aplikasi AI Gratis yang Resmi dan Aman Dipakai: ChatGPT, Gemini, Claude, Copilot, dan Lainnya
Tim Redaksi Jelajah TeknologiIlustrasi: Jelajah TeknologiCara Menggunakan AI untuk Belajar dan Kerja: Panduan Pemula dari Prompt sampai Cek Fakta
Tim Redaksi Jelajah TeknologiIlustrasi: Jelajah Teknologi




